Hai kawan, kali ini saya mencoba untuk berbagi tutorial terkait cara mengimport file backup zimbra yang berbentuk .tgz yang memiliki size file besar. Secara umum untuk melakukan export/import file backup zimbra adalah melalui menu preference di masing-masing akun user via webmail dan jika filenya besar akan memakan waktu download/upload yang lumayan memakan waktu. Kali ini saya lakukan melalui command line di server.
Sebagai catatan aksi ini saya lakukan ketika melakukan migrasi dari server zimbra lama ke server zimbra yang baru.
ACTION DI ZIMBRA LAMA
Masuk sebagai user zimbra
$ su - zimbra
Jalankan perintah berikut untuk export file user
$ zmmailbox -z -m akun@domain.com getRestURL '/?fmt=tgz' > /path/akun@domain.com.tgz
Contoh:
$ zmmailbox -z -m admin@domain.com getRestURL '/?fmt=tgz' > /tmp/admin@domain.com.tgz
Pindahkan file hasil export/backup ke server mailbox zimbra baru bisa menggunakan scp, winscp atau filezilla.
ACTION DI ZIMBRA BARU
Login sebagai user root.
Pindah ke direktori lokasi file backup berada.
$ cd /nama/folder
Ubah permission file tersebut menjadi milik zimbra.
$ chown zimbra.zimbra filebackup.tgz
Contoh:
$ chown zimbra.zimbra admin@domain.com.tgz
Login sebagai user zimbra.
$ su zimbra
Ubah nilai socket_so_timeout menjadi berikut.
$ zmlocalconfig -e socket_so_timeout=3000000
Jalankan perintah import file.
$ zmmailbox -z -m akun@domain.com postRestURL "/?fmt=tgz&resolve=skip" akun@domain.com.tgz
Contoh:
$ zmmailbox -z -m admin@domain.com postRestURL "/?fmt=tgz&resolve=skip" admin@domain.com.tgz
Set kembali socket_so_timeout jika proses import telah selesai.
$ zmlocalconfig -u socket_so_timeout
Referensi :
